Category: Artikel

  • September Penuh Prestasi, SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro Torehkan 20 Capaian di Berbagai Kompetisi

    September Penuh Prestasi, SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro Torehkan 20 Capaian di Berbagai Kompetisi

    Bojonegoro – September 2026 menjadi salah satu bulan penuh catatan membanggakan bagi SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro. Sepanjang bulan ini, para santri kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui berbagai kompetisi di bidang sains, matematika, sosial, bahasa, hingga olahraga.

    Setidaknya 20 capaian prestasi berhasil ditorehkan dalam berbagai ajang dengan cakupan mulai dari tingkat Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Bali, provinsi, hingga nasional. Sejumlah capaian bahkan menjadi langkah menuju kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.

    Prestasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro dalam mewujudkan semangat Scientific, Achievement, and Morality. Sebab, prestasi bukan sekadar tentang piala, tetapi juga tentang keberanian untuk belajar, berkompetisi, dan terus mengembangkan potensi.

    Enam Medali dari SSO XXVIII Tingkat Nasional

    Salah satu capaian membanggakan datang dari The National Science and Social Olympiads (SSO) XXVIII 2026 tingkat SMP/MTs sederajat tingkat nasional yang diselenggarakan oleh SMA Darul Ulum BPPT Jombang.

    Pada bidang Sains, Arzhafiras Tsabit Achmad dan M. Farrel Nur Fitrianto berhasil meraih Medali Perak. Pada bidang Social, Purusarsabha Ahza Farzana Tuluizqi dan Arssy Oemar Said Cokroaminoto meraih Medali Perunggu.

    Sementara itu, Zaidir Rizqin Nafi’i dan Niwazika Daffa Fernanda berhasil meraih Medali Perunggu Matematika. Enam medali tersebut menjadi bukti bahwa santri SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro mampu bersaing dalam kompetisi akademik tingkat nasional.

    Prestasi di Olimpiade Fisika dan Biologi Nasional

    Dari bidang fisika, prestasi kembali ditorehkan dalam Olimpiade Fisika Nasional | 19th Science Week 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta.

    Haryo Herlangga, Raghib Atabik Ni’amuk, dan M. Rafasya Alfa Rizki berhasil meraih Juara 1, sedangkan M. Farrel Nur Fitrianto, Arzhafiras Tsabit Achmad, dan Faatih Aqila Perbawa Subagiyo meraih Juara 2.

    Prestasi fisika juga hadir melalui Diponegoro Physics Competition (DPC) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang). Dalam kompetisi tersebut, Arzhafiras Tsabit Achmad berhasil meraih Juara 3.

    Sementara itu, M. Nur Viki Saifullah dan Zahrul Andasta Kurniawan berhasil meraih Medali Perunggu dalam Olimpiade Biologi Nasional BIOET@NOL 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Jember.

    Delapan Capaian di S2LC Tingkat Jawa-Bali

    Kemampuan santri juga terlihat dalam Smala Science and Linguistics Competition (S2LC) 2026 tingkat Jawa-Bali yang diselenggarakan oleh SMAN 5 Surabaya.

    Pada kategori Ilmu Pengetahuan Umum (IPU), Fahri Zahidan K dan M. Hilmy Tsaqif A.N meraih Juara 1, sementara Alvin Zidna F dan Ahmad Fairuz D.H meraih Juara 2.

    Di bidang Bahasa Indonesia, M. Asyam Anwar H dan Sultan Habibie D. H. berhasil meraih Juara 2.

    Pada bidang Matematika Fisika, berhasil memperoleh juara 3 yaitu Dzakky Almer H. dan Haryo Herlangga.

    Sementara pada bidang Biologi, M. Noeh Malik A dan Syafiq Ahmad Ihya A meraih Harapan 1, sedangkan M. Rafasya Alfa R dan Penggalih Akbar W meraih Harapan 2.

    Rangkaian capaian ini menunjukkan bahwa potensi santri tidak hanya berkembang dalam bidang eksakta, tetapi juga pengetahuan umum, bahasa, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.

    Lima Prestasi OMI Tingkat Kabupaten, Bersiap ke Provinsi

    September juga menjadi tahap penting dalam perjalanan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Pada tingkat Kabupaten Bojonegoro, lima santri SMP Plus Ar-Rahmat berhasil meraih prestasi dan akan melanjutkan perjuangan ke tingkat Provinsi.

    Arzhafiras Tsabit Achmad meraih Juara 1 IPA. Di bidang Matematika, Zaidir Rizqin Nafi’i meraih Juara 1, sedangkan Niwazika Daffa Fernanda meraih Juara 2. Sementara pada bidang IPS, Fahri Zahidan K meraih Juara 1 dan Purusarsabha Ahza Farzana Tuluizqi meraih Juara 2.

    Hasil ini menjadi awal dari tantangan berikutnya. Para peraih prestasi akan membawa pengalaman dari tingkat Kabupaten untuk melanjutkan perjuangan di tingkat Provinsi.

    Tiga Santri dalam Seleksi Nasional ASMOPSS 16

    Langkah menuju kompetisi yang lebih luas juga ditunjukkan melalui Seleksi Nasional ASMOPSS 16 Thailand 2026.

    Arzhafiras Tsabit Achmad memperoleh Gold Award – Science Secondary. Sementara M. Farrel Nur Fitrianto meraih Silver Award – Science Secondary, dan Zaidir Rizqin Nafi’i memperoleh Silver Award – Mathematics Secondary.

    Capaian tersebut menjadi pengalaman penting dalam perjalanan para santri untuk mengukur kemampuan mereka dalam bidang sains dan matematika pada lingkup yang lebih luas.

    Lengkap dari Akademik hingga Olahraga

    Prestasi September tidak hanya datang dari bidang akademik. Tim Futsal SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro berhasil meraih Juara 1 Kompetisi Futsal JTR Academy Youth Festival 2026 KU 13 Tahun.

    Capaian ini melengkapi rangkaian prestasi September sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan potensi santri tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Lapangan olahraga juga menjadi ruang belajar tentang disiplin, kerja sama, strategi, tanggung jawab, dan ketangguhan.

    Bukan Sekadar Piala, tetapi Proses untuk Bertumbuh

    Jika melihat keseluruhan capaian September, satu hal terlihat jelas: prestasi datang dari banyak bidang dan banyak potensi.

    Beberapa nama bahkan muncul dalam lebih dari satu kompetisi. Arzhafiras Tsabit Achmad, misalnya, mencatatkan prestasi dalam Olimpiade Fisika Nasional, Diponegoro Physics Competition, SSO, OMI tingkat Kabupaten, hingga Seleksi Nasional ASMOPSS. Begitu pula M. Farrel Nur Fitrianto dan Zaidir Rizqin Nafi’i yang terus menunjukkan konsistensi dalam berbagai kompetisi.

    Di balik setiap medali dan piala, terdapat proses panjang: belajar, berlatih, berdiskusi, mengikuti pembinaan, menghadapi tantangan, dan berani mencoba kembali.

    Itulah mengapa setiap prestasi tidak hanya menjadi kebanggaan bagi santri dan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari proses membentuk pribadi yang berani berkembang dan siap menghadapi tantangan berikutnya.

    Dengan semangat Scientific, Achievement, and Morality, SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro akan terus memberikan ruang bagi para santri untuk mengenali potensi, mengembangkan kemampuan, dan berani berprestasi.

    Ingin Tumbuh dan Berprestasi Bersama SMP Plus Ar-Rahmat?

    Rangkaian prestasi September menjadi salah satu gambaran bagaimana lingkungan pendidikan dapat membuka ruang bagi santri untuk berkembang sesuai potensinya.

    Bagi calon santri yang ingin belajar dalam lingkungan yang mendorong prestasi, pengembangan potensi, karakter, dan nilai-nilai keislaman, kesempatan untuk bergabung bersama SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro kini telah dibuka.

    SPMB SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro Tahun Ajaran 2027/2028 telah dibuka. Pendaftaran: 1 September 2026 – 28 Januari 2027

    Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui spmb.arrahmat-bjn.sch.id atau secara langsung di SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro. Bisa juga konsultasi dengan admin SPMB melalui WhatsApp: 085225100035

    Yuk, mulai langkah pendidikan Ananda bersama SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro. Siapa tahu, nama berikutnya yang menghiasi catatan prestasi sekolah adalah nama Ananda.

    Penulis dan Editor: Moch Abdul Aziz

  • Semangat Merdeka, SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro Torehkan 12 Prestasi Sepanjang Agustus 2026

    Semangat Merdeka, SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro Torehkan 12 Prestasi Sepanjang Agustus 2026

    Bojonegoro – Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga melalui semangat untuk terus belajar, berjuang, dan mengukir prestasi. Hal tersebut ditunjukkan oleh para santri SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro yang kembali menorehkan berbagai capaian membanggakan sepanjang Agustus 2026.

    Memasuki bulan kemerdekaan, para santri SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro berhasil meraih 12 capaian prestasi dalam berbagai bidang, mulai dari olahraga, akademik, bahasa, hingga kepramukaan. Prestasi tersebut diraih dalam berbagai ajang tingkat kabupaten hingga nasional.

    Berprestasi di Bidang Olahraga

    Dari bidang olahraga, prestasi membanggakan datang dari Tim Antasena, tim basket SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro. Dalam Kejurkab Basket 3×3 yang diselenggarakan oleh Dispora Kabupaten Bojonegoro, Tim Antasena A berhasil meraih Juara 2, sementara Tim Antasena B meraih Juara 3.

    Prestasi lainnya datang dari cabang olahraga sepatu roda. M. Nurdaffa Jauhari Kamil (VIII C) berhasil meraih dua prestasi dalam Kejurnas Sepatu Roda Freestyle Piala Bupati Grobogan 2026.

    Daffa berhasil meraih Juara 3 Slide Final serta Juara Harapan 1 Speed Slalom. Dua capaian tersebut menjadi bukti semangat dan konsistensinya dalam mengembangkan kemampuan di bidang olahraga.

    Prestasi Akademik Terus Bertambah

    Tidak hanya di bidang olahraga, santri SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro juga menunjukkan kemampuan terbaik dalam berbagai kompetisi akademik.

    Dalam English and Math Olympiad Education Expo yang diselenggarakan oleh SMPK Katolik Bojonegoro, Dwi Andhika Daimul Imani berhasil meraih Juara 1 Matematika. Sementara itu, Prawira Ludiroadji Faeyza Prayitno meraih Juara 2 Matematika, dan Fauq Firzana Asysyafi berhasil meraih Juara 2 Bahasa Inggris.

    Prestasi akademik lainnya diraih oleh Arzhafiras Tsabit Achmad yang berhasil menjadi Juara 1 Olimpiade IPA Astreon yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Tuban.

    Capaian tersebut menunjukkan bahwa semangat belajar para santri terus berkembang dan mampu bersaing dalam berbagai kompetisi akademik.

    Mengharumkan Nama Sekolah di Tingkat Nasional

    Pada tingkat nasional, prestasi kembali ditorehkan melalui Olimpiade IPS Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Universitas Negeri Malang (UM).

    Fahri Zahidan Kurniawan dan Bilal Raihan berhasil meraih Juara 2, sedangkan Said Arssy Oemar Cokroaminoto dan Purusarsabha Ahza Farzana Tuluizqi berhasil meraih Juara 3.

    Keberhasilan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para santri untuk mengasah kemampuan sekaligus memperluas pengalaman berkompetisi di tingkat nasional.

    Menjadi Duta Jambore Pramuka Nasional

    Semangat berprestasi juga hadir melalui kegiatan kepramukaan. Dua santri SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro, yaitu Gales Nugroho Haryo Seno dan Naufal Adza Karana, dipercaya menjadi Duta Jambore Pramuka Nasional Kabupaten Bojonegoro dalam kegiatan yang berlangsung di Cibubur, Jakarta Timur.

    Keikutsertaan sebagai duta dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para santri untuk belajar mengenai kepemimpinan, kemandirian, kedisiplinan, serta membangun jejaring dengan peserta dari berbagai daerah.

    Semangat Merdeka untuk Terus Berprestasi

    Beragam prestasi yang diraih sepanjang Agustus 2026 menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui hal-hal positif. Belajar dengan sungguh-sungguh, berani berkompetisi, mengembangkan bakat, dan memberikan kontribusi terbaik merupakan bagian dari perjuangan generasi muda di masa kini.

    Setiap prestasi yang diraih tentu tidak terlepas dari kerja keras para santri, bimbingan para ustadz, serta dukungan orang tua. Karena itu, capaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi para peraih prestasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh santri SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro untuk terus mengembangkan potensi masing-masing.

    SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro akan terus berkomitmen memberikan ruang bagi para santri untuk bertumbuh dalam bidang akademik maupun nonakademik. Semangat tersebut sejalan dengan tagline sekolah, Scientific, Achievement, and Morality.

    Semoga berbagai prestasi yang telah diraih sepanjang Agustus 2026 menjadi langkah untuk mencapai prestasi-prestasi berikutnya. Semangat merdeka, semangat belajar, dan semangat berprestasi!

    Penulis & Editor: Moch Abdul Aziz

  • SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro Torehkan Belasan Prestasi Selama Juli 2026, Penuh Inspirasi!

    SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro Torehkan Belasan Prestasi Selama Juli 2026, Penuh Inspirasi!

    Bojonegoro – Semangat berprestasi tidak mengenal waktu. Meskipun memasuki masa liburan sekolah, para santri SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro tetap menunjukkan dedikasi dan kerja keras dengan mengikuti berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik.

    Sepanjang Juli Tahun Ajaran 2026/2027, sedikitnya 17 santri berhasil mengharumkan nama sekolah melalui berbagai ajang di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro dalam mencetak generasi yang unggul sesuai tagline sekolah, Scientific, Achievement, and Morality.

    Prestasi Bidang Nonakademik

    Pada bidang nonakademik, para santri berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan.

    Dzakky Almer Hibaturrohmat berhasil meraih Juara 2 Kumite 70 Kg pada ajang Kejurkab Karate LEMKARI Bojonegoro.

    Sementara itu, M. Nurdaffa Jauhari Kamil berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus, yaitu Juara 3 Individual Battle U-16 dan Juara 3 Individual Time Trial U-16 dalam Piala Gubernur Jawa Timur cabang olahraga sepatu roda.

    Tak kalah membanggakan, Tim Futsal Sparta sukses meraih Juara 1 Turnamen Futsal JTR Academy KU-14 Lamongan.

    Prestasi Bidang Akademik

    Di bidang akademik, prestasi santri juga terus bertambah melalui berbagai kompetisi sains dan olimpiade.

    Qois Arkhab P berhasil meraih Medali Emas Matematika Level 4 TOPAZ Tingkat Provinsi serta Medali Perak Matematika Level 4 TOPAZ Tingkat Nasional. Selain itu, ia juga lolos OSN SMA Tingkat Kabupaten bidang Matematika.

    Pada ajang OSN SMA Tingkat Kabupaten, beberapa santri lainnya juga berhasil lolos sesuai bidang masing-masing, yaitu:

    • M. Bilal Zaidaniel F dan Muzaffar Rafli – Bidang Fisika.
    • Evo Rasendriya Afan N dan Seherezad Alzam S – Bidang Geografi.
    • Firman Akbar Al Adha – Bidang Astronomi.
    • M. Fauzan Ubaidillah dan M. Hanif F Hermayona – Bidang Ekonomi.
    • Raza Putra M – Bidang Kebumian.
    • Moch. Zidan Nuril Qolbi – Biologi.

    Sementara itu, pada jenjang OSN SMP Tingkat Kabupaten, prestasi diraih oleh:

    • Arzhafiras Tsabit A dan M. Farrel Nur Fitrianto – Bidang IPA
    • Niwazika Daffa F dan Zaidir Rizqin N – Bidang Matematika
    • Alzam Hisyam HR dan Purusarsabha Ahza F – Bidang IPS

    Selain itu, Arzhafiras Tsabit A juga berhasil meraih Juara 1 MIPA Astreon SMAN 1 Tuban, menambah daftar prestasi akademik yang diraih selama bulan Juli.

    Terus Menginspirasi Melalui Prestasi

    Berbagai capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras para santri, bimbingan para ustadz, serta dukungan penuh dari orang tua. SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro berharap setiap prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga mampu menginspirasi seluruh santri untuk terus belajar, berani mencoba, dan mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki.

    Semoga prestasi-prestasi ini menjadi langkah awal menuju capaian yang lebih besar serta memperkuat komitmen SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro dalam melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berprestasi, dan berakhlak mulia.

    Penulis & Editor: Moch Abdul Aziz

  • MENEROPONG LEBIH DALAM “ANTASENA”, TIM BASKET SPARTA YANG BERKEMBANG PESAT

    MENEROPONG LEBIH DALAM “ANTASENA”, TIM BASKET SPARTA YANG BERKEMBANG PESAT

    Lima Tahun Lalu, Bojonegoro Geger. GOR kebanggan kota ledre menjadi saksi bisu. Sebuah sekolah yang tidak punya lapangan untuk latihan olaraga basket untuk pertama kalinya mampu keluar sebagai “JUARA 1” dalam kejuaraan basket antar pelajar SMP se kabupaten Bojonegoro.

    Kala itu, tim dengan kaptain Reval bersama dengan teman temanya yang jumlahnya terbatas, menghadap ustadz Abror (Guru olaraga) untuk didaftarkan dalam kejuaraan Basket antar pelajar SMP se kabupaten Bojonegoro yang pelaksanaanya kurang 3 minggu lagi. Rasa pesimis  dan jutaan pertanyaan sempat mampir dari benaknya. apakah anak anak bisa ? bagaimana dengan latihanya ? bagaimana perijinanya ? siapa yang support ?. Tapi kaptain tim mampu menyakinkan beliau. bahwa dia dan teman temanya adalah pemain basket saat masih di sekolah dasar. walapun lama tidak latihan, tim siap bekerja keras. menyatukan tim dengan asal sekolah berbeda beda adalah tantangan tersendiri.

    Latihan fisik digedor, akses perijinan untuk lari pagi keluar pesantren diterbitkan termasuk latihan sore di alun alun dan kadang di stadion. tak ada yang mengantar. jalan kaki adalah opsi satu satunya. Pelan tapi pasti, kaki mereka semakin kuat, nafas mereka semakin panjang dan jelajah lari mereka semakin luas.

    Duet pelatih antara Ustadz Abror dan Ustadz Miko memberi banyak pilihan strategi. Orang tua mendukung 100 %. Hadir dalam setiap pertandingan. Menang atau kalah. Permainan ciamik ditampilkan. Determinasi serangan dan bertahan silih berganti. Keringat bercucuran serta capek peluh yang tak dirasa. satu persatu sekolah luar dikalahkan. Babak FINAL akhirnya digenggam. Sejarah TERCIPTA. Ratusan pasang mata menyaksikan, Ribuan suara membicarakan “Sekolah tanpa fasilitas mampu keluar sebagai juara”

    Mengambil dari tokoh pewayangan. Nama ANTASENA dipatenkan sebagai nama tim basket SMP Plus Ar Rahmat (SPARTA) dengan harapan “keberanian dan kejujuran” menjadi filosofi bersama. Pola pembinaan diatur sebaik mungkin termasuk latihan dan sparring dengan sekolah luar.

    2024, Seorang Alumni datang memberikan bantuan untuk pembangunan fasilitas olaraga basket. Yayasan memberikan lampu hijau. proyek pembangunan dikebut. Lapangan Basket kini sudah bisa digunakan anak anak berlatih. Cerita jalan kaki kini tak ada lagi.

    Fathir, kapten tim Antasena saat ini, bersama dengan pemain lain bisa memaksimalkan untuk latihan bersama. Setahun dari pembangunan lapangan. Tantangan datang. Kejuaraan POPKAB Bojonegoro. Juara 2 dapat digenggam. medali dibawa pulang.

    Antasena kini menjadi olaraga favorit setelah futsal. dari Antasena kita belajar, bahwa semangat dan motivasi adalah modal utama. Kaki boleh terluka, keringat boleh terkuras. tapi langka kaki tak boleh berhenti untuk latihan. ( Cak-Djie).

     

    “Jangan pernah ragu bergabung dengan keluarga besar Ar Rahmat. Sekolah satu satunya di Bojobegoro berbasis kepesantrenan dengan level prestasi internasional”

    Segera klik www.ppdb arrahmat-bjn.sch.id

     

  • Pejuang OSN Ar-Rahmat: “Perunggu pada Tahun 2025”

    Pejuang OSN Ar-Rahmat: “Perunggu pada Tahun 2025”

    Ratusan santri berdiri, menatap empat teladan yang baru tiba di Bumi Ar-Rahmat. Keempat pejuang ini usai berperang di Malang, tepat di salah satu kampus top 20 se-Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang. Mereka adalah Finalis Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025, Agus Ubaidillah Alhakim, pulang dengan bangga membawa Medali Perunggu Kimia, M. Nur Rhozyqin Rantauan dan Rafif Ibrahim Mahfid, pulang dengan hormat membawa gelar Honorable Mention Fisika dan Astronomi, last but not least ada Azra Fathur Ramadhany, pulang dengan tegap sebagai finalis yang sudah berjuang hingga titik nadir terakhir.

    Tak ada kata yang mampu menggambarkan hari ini, Senin 13 Oktober 2025, selain kata bahagia dan bangga. Raut wajah dan gestur tubuh sepakat, bahwa khusus hari ini semua warga Pondok Pesantren Modern Ar-Rahmat Bojonegoro sedang bersuka cita. “Harum medali harus dijaga dari turun temurun, dan hari ini kita berhasil menciumnya kembali.” pungkas Ustaz Zain Nizar Amry, selaku Kepala SMA Plus Ar-Rahmat Bojonegoro. Bunga-bunga dirangkai dan dipersembahkan kepada empat pejuang tersebut, meski tidak mampu mewakili semua rasa bahagia hari ini, setidaknya cukup untuk mengharumkan bahu, leher, dan nama mereka.

    Mikrofon dialirkan dan diberikan kepada satu per satu finalis, tangan pertama tentu dari Agus Ubaidillah Alhakim, sebagai satu-satunya santri yang membawa pulang medali. Ia kisahkan semua dari awal, dari dirinya yang suka pelajaran Biologi dan IPS saat SMP, kemudian masih suka pelajaran IPS dan Sejarah saat kelas 10 SMA. Sebentar, bukankah medali di lehernya sekarang itu adalah Medali Perunggu Kimia OSN? Betul, dan ia pertama kali belajar Kimia saat menginjak Kelas 11 SMA. Banting setir dari Biologi, IPS, dan Sejarah, tidak membuat Agus gagal meraih impiannya.

    “Kimia itu bukan pelajaran yang hitung-menghitung banget, tapi juga bukan pelajaran yang hafal-menghafal terus, jadinya saya sepertinya tertarik.” Agus dengan polosnya menyampaikan. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa alasan pindah bidang karena melihat adanya potensi belajar lebih lanjut dari pembimbing Kimia. Pembimbing Kimia dari guru ialah Ustadzah Nungky Purwasusanti, dan pembimbing dari santri adalah M. Asyiq Manarul Hidayah, santri yang setahun lalu juga meraih Medali Perunggu Kimia OSN. Agus mengakui jika banyak bimbingan bisa didapat dari Ustazah Nungky, begitupun Mas Asyiq. Agus sangat senang karena sudah banyak diajari oleh Mas Asyiq, meski banyak pertanyaan dari Agus, Mas Asyiq tetap sabar dalam membimbing.

    Mikrofon dilempar ke pembicara kedua, yakni Azra Fathur Ramadhany. Cerita Azra hampir mirip dengan Agus, berolah-alih bidang hingga akhirnya memutuskan untuk mendalami Astronomi. Azra bertekad ke depan ia akan memberikan usaha yang lebih baik agar bisa meraih impian tertinggi, yakni mendapatkan Medali OSN. Kita doakan bersama semoga berhasil, aamiin.

    Bergulir lagi, kini mikrofon diterima M. Nur Rhozyqin Rantauan. Ia menceritakan bagaimana perjalanan yang diawali dari suka pelajaran Matematika bisa berubah menjadi Fisika. Perubahan hobi ini ia paksa lakukan karena saat lomba di Surabaya, ia harus mengalah memilih belajar mapel Fisika dengan teman setim lomba IPA. “Ternyata belajar Fisika cukup menyenangkan daripada belajar yang lain, setidaknya bagi saya begitu.” kata santri yang hangat disapa Rhozy. Ia tetap berambisi bahwa kegagalan kali ini tetap akan diusahakan untuk berhasil di bidang lain, terutama ujian masuk perguruan tinggi kelak.

    Terakhir ada Rafif Ibrahim Mahfid, ia menjelaskan bahwa ada beberapa kesalahan yang bisa dijadikan pengalaman ke depan. Salah satunya adalah manajemen waktu, ia sempat berkisah, bayangkan ada delapan soal teori dengan tiga jam pengerjaan, dan ia menghabiskan satu jam pertama untuk satu soal saja. Selain manajemen waktu, ia juga menekankan bahwa siswa sekolah lain jarang scrolling media sosial dan lebih mengutamakan belajar hingga larut malam. “Ada teman saya dari MAN Insan Cendekia Pasuruan, melek sampe tengah malam itu bukan main game atau scrolling medsos, jadi ya belajar sampe tengah malam dan itu sudah biasa bagi mereka.”

    Dari Agus, kita jadi tahu bahwa mempelajari banyak hal (multibidang) tidak menjadikan kita goyah dan tidak fokus terhadap satu hal, namun karakter “konsisten” rajin belajar bisa menjadikan diri meraih hal yang terlihat tidak mungkin sama sekali. Dari Azra, kita belajar bahwa kegagalan adalah awal dari lembaran baru. Dari Rhozy, kita tahu bahwa mengalah tidak berarti kalah, barangkali ia bisa membuka sudut pandang baru dari sisi yang tak pernah kita tengok. Dari Rafif, kita memahami bahwa manajemen waktu dan fokus adalah kunci penting untuk meraih apa yang sedang kita usahakan. (hananto hanif)

     

    Bumi Ar-Rahmat

    Bojonegoro, 13 Oktober 2025

  • Dari Pondok Pesantren, Menuju Kampus Impian

    Dari Pondok Pesantren, Menuju Kampus Impian

    Masuk kampus yang keren dan bergengsi menjadi impian semua pelajar. Dari mulai UI, UGM, hingga ITB merupakan kampus unggulan yang banyak dimimpikan.  Banyak siswa yang resah saat setelah lulus tapi belm mendapatkan kampus, apalagi kampus unggulan. Menjadi siswa Ar-Rahmat sangat tidak mustahil meraih mimpi tersebut, justru malah menjadi peluang besar.

    Berkat upaya kerja keras dari anak-anak serta dedikasi penuh dari Ustaz-ustazah lulusan SMA Plus Ar-Rahmat Angkatan 9 berhasil menduduki bangku kampus impian. Ini membuktikan lingkungan penuh suasana belajar di SMA Plus Ar-rahmat membuahkan hasil yang membanggakan.

    berikut ini dengan bangga kami persembahkan data sebaran kampus lulusan angkatan 9 SMA Plus Ar-Rahmat

    IPB (Institut Pertanian Bogor)

    1. Dzulfa Riski Santoso
    2. Rizky Akbar Al-Fath Habibie

    ITB (Institut Teknologi Bandung)

    1. Ahmad Hafidz Afrizal
    2. Mohammad Fajri Mahardika
    3. Izzad Akmal Fathoni

    ITS (Institut Teknologi Sepuluh November)

    1. Atha Aditya Ramadhan
    2. Muhammad Rafi Pramudya Putra
    3. Ahmad Rafif Izzuddin Hilmy
    4. Amma Nur Rosyid Habibullah
    5. Anang Ardhiansyah
    6. Ardana Aby Juliont Rismanto
    7. Arif Mudmar Eiga Saputra
    8. Firdaus Akmal Putra Perkasa
    9. Mohammad Rasy a Naufagisha
    10. Rizky Akhsan Al Fakhry
    11. Sebrang Galih Damar Panoeluh
    12. Widolas Putra Pratama

    PPNS (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya)

    1. Galuh Setia Pratama

    UNAIR (Universitas Airlangga)

    1. Yofi Yunandhi Firman Zuhdi
    2. Muhammad Bintang Jalaluddin Rumy
    3. Kenz Shidqi ‘Alim
    4. Raihan Eka Susetya

    UB (Universitas Brawijaya)

    1. M. Zhihaul Iqbal Haqiqi
    2. Muhammad Bintang Jalaluddin Rumy
    3. Rafif Ahsani
    4. Rifqi Achmad Bahtiar
    5. Bintang Wisnu Aji
    6. Favian Arkananta Ibadurrohman Zein
    7. Firjatullah Himmatul Ahyana
    8. Rizky Jihan Suseno
    9. Muhammad ‘Izzam Umar Almahiri
    10. Muhammad Surya Ega Budiansyah Putra

    UNDIP (Universitas Diponegoro)

    1. Muhammad Bintang Jalaluddin Rumy
    2. Irsyad Firdaus Anwa

    UGM (Universitas Gajah Mada)

    1. Asyig Manarul Hidayah
    2. Muhammad Fathi Nafis
    3. Alamsyah Pahlevi Gymnastiar

    UI (Universitas Indonesia)

    1. Ahmad Nur Aziz
    2. Brian Ahmad Badawi
    3. Muhammad Hasan Asy – Syadzili
    4. Mohamad Athava Alfarezel Dafa
    5. Mohammad Dimas Rifqi
    6. Putra Rasya Mafaza Muhamad
    7. Wafi Muhammad Fatihuddin Fawwaz

    UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel)

    1. Ahmad Fa’iq Nurussyafi

    UNEJ (Universitas Negeri Jember)

    1. Diandra Septiano Erwin Candra Kusuma

    UMS (Universitas Muhammadiyah Semarang)

    1. Akbar Dwi Arianto

    UNESA (Universitas Negeri Surabaya)

    1. Bintang Wisnu Aji Y

    UNPAD (Universitas Padjadjaran)

    1. Zhihaul Iqbal Haqiqi

    UNS (Universitas Sebelas Maret)

    1. Fadhel Muhammad Rizq
    2. Zhihaul Iqbal Haqiqi
    3. Muh Fadlil Jaelani
    4. Nailurrohma Adimas Fahmi

    UPN Veteran Jawa Timur

    1. Bintang Wisnu Aji Y

    Mau menjadi seperti mereka? menjadi mahasiswa dikampus unggulan serta mendapatkan bekal keislaman dari pondok.

    Yuk gabung di SPMB Ar-Rahmat.

    Hubungi kami di nomor admin yang tertera di web kami.

  • MPLS Ramah: Sambutan Hangat untuk Santri Baru di Ar-Rahmat

    MPLS Ramah: Sambutan Hangat untuk Santri Baru di Ar-Rahmat

    Bojonegoro — Suasana semangat dan kehangatan menyambut hari-hari pertama para santri baru di Pondok Pesantren Modern Ar-Rahmat dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diselenggarakan selama sepekan penuh, sejak Senin (15/7) hingga Rabu (16/7).

    MPLS ini menjadi aplikasi komitmen lembaga dalam memberikan pengalaman pertama yang penuh kesan, tanpa tekanan, dan membangun keakraban antar santri serta dengan para ustaz-ustazah.

    Dari Baris Rapi hingga Tawa dalam Permainan Seru

    Kegiatan MPLS dibuka dengan upacara resmi di lapangan utama yang dipimpin langsung oleh Kepala SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro, Ustaz Suwaji. Beliau menegaskan dalam sambutannya bahwa MPLS di Ar-Rahmat bukan ajang perundungan, melainkan ruang edukatif untuk mengenal nilai-nilai pondok, menjalin persahabatan, dan membangun karakter.

    Selama MPLS, santri baru diajak mengenal:

    • Struktur dan tata tertib pondok

    • Program unggulan di masing-masing jenjang (SMP, SMA, Madrasah Diniyah)

    • Ekstrakurikuler yang variatif: mulai dari Pramuka, Futsal, Tahfidz, hingga Klub Literasi

    • Pola hidup santri sehari-hari: mulai dari subuh berjamaah, dhuha, sekolah, hingga madin malam hari

    Hari kedua MPLS, para peserta terjun dalam kedisiplinan bersama para TNI. Mereka belajar berbaris rapi, menjaga sikap, dan melatih mental. Dengan kompetensi yang profesional dari Bapak-bapak TNI, mereka belajar tanpa unsur perploncoan namun belajar menjadi kesatria tangguh nan gagah seperti para TNI.

    Outbond ceria menutup keseruan MPLS di hari ketiga. Seluruh peserta dari kelas 7 dan kelas 10 menuju ke Wisata Grogolan, Dander. Mereka bermain bersama dengan berbagai permainan seru, seperti permainan kekompakan, memecah balon, hingga wahana air.

    MPLS Ar-Rahmat bertujuan agar murid baru terutama kelas 7 betah mondok. 

    “Kata Kyai Alamul Huda, pertama yang penting kalian betah mondok.” Tutur Ustaz Suwaji dalam sambutannya pada pembukaan MPLS 2025.

    Kelas 7 merupakan murid yang belum pernah mondok atau kenal dengan dinamika pondok pesantren. Berpisah dengan orang tua dan tidur jauh dari rumah selama berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Bangun tidur digempur dengan aktivitas yang super padat. Antri makan, antri wudhu, antri mandi. Semua harus serba tepat waktu.  Tidak ada sanjungan lembut dari ayah/ibu atau bantuan mengenakan baju ketika berangkat sekolah. Semua harus mandiri.

    Begitulah pondok pesantren. Kemandirian dan kedisiplinan lekat pada semua aktivitas. Namun semua akan terbiasa dengan lingkungan yang mendukung dan saling membantu. MPLS menjadi gerbang sambuatan hangat untuk adik-adik tingkat / murid baru. Kakak senior yang sudah beradaptasi mereka saling mengajari mengenal lingkungan pondok. Begitu juga dengan Ustaz-ustaz yang setia mendampingi. Bagaikan seorang ayah, para ustaz  Minim perundungan semua saling menunjukan kepedulian.

    Simak dokumentasi keseruan MPLS 2025 pada foto dan video yang tertera dibawah ini

  • PPDB Ar-Rahmat Selalu Cepat Penuh. Ini Cara Agar tidak Tertinggal Informasi Pendaftaran

    “Lho, kok PPDBnya sudah tutup? padahal anak kami baru mau mendaftar!” Ujar salah satu wali murid yang menghubungi nomor Admin PPDB

    Hal seperti ini sering sekali kami temui. Fenomena tersebut baru muncul saat proses pendataran sudah selesai, dari mulai administrasi, seleksi, sampai pengumuman penerimaan murid baru. Hal ini sangat kami sayangkan, padahal informasi sudah disebar di berbagai lini media masa, dari mulai story wa guru, sosialisasi ke berbagai sekolah secara luring, hingga endorsement.

    Kami memahami bahwa mungkin ada informasi yang belum sampai di beberapa wali murid. Kami mensinyalir ada beberapa penyebab kenapa wali murid bisa tertinggal informasi

    Beberapa faktor umum yang sering terjadi:

    • Waktu buka PPDB lebih awal dari sekolah lain. Ar-Rahmat sudah mulai proses seleksi sejak November hingga Januari.
    • Tidak follow akun resmi atau WA info sekolah. Banyak yang baru sadar pentingnya mengikuti kanal resmi saat info sudah terlewat.
    • Mengandalkan info dari teman/kerabat. Sayangnya, info dari mulut ke mulut kadang datangnya telat.
    • Terlalu banyak grup, terlalu sedikit perhatian. Info penting sering tenggelam di antara ratusan pesan WA.
      Jangan Sampai Terjadi Lagi!

    Ar-Rahmat kini membuka program informasi resmi bagi wali murid dan masyarakat umum yang ingin selalu update yakni Sahabat Ar-Rahmat

    Apa itu Sahabat Ar-Rahmat?

    ✅ Grup WA resmi untuk info penting (PPDB, prestasi, kegiatan)
    ✅ Pengingat otomatis momen pendaftaran
    ✅ Update prestasi dan cerita inspiratif santri
    ✅ Tanpa spam, tanpa obrolan basa-basi

    Cukup 1 kali klik, dan Anda akan jadi yang pertama tahu saat pendaftaran dibuka, ada lomba terbuka, atau kabar baik lainnya dari Ar-Rahmat

    hubungi WA Admin PPDB kami untuk masuk dalam grup
    0852-2510-0035

  • PENGUMUMAN HASIL PPDB SMP PLUS AR-RAHMAT BOJONEGORO 2025

    PENGUMUMAN HASIL PPDB SMP PLUS AR-RAHMAT BOJONEGORO 2025

    Alhamdulillah, proses seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro tahun ajaran 2025/2026 telah selesai. Kami mengucapkan selamat kepada calon peserta didik yang telah dinyatakan lolos seleksi dan diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMP Plus Ar-Rahmat. Semoga perjalanan pendidikan di sekolah ini menjadi awal yang penuh berkah dan prestasi.

    Bagi peserta yang dinyatakan diterima, harap segera melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan. Informasi mengenai daftar ulang, pembagian kelas, serta agenda kegiatan awal tahun ajaran dapat dilihat melalui website resmi sekolah atau langsung di sekretariat PPDB. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, silakan menghubungi panitia melalui kontak yang tersedia.

    Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam PPDB tahun ini. Bagi yang belum lolos seleksi, tetaplah semangat dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan yang gemilang. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan bagi kita semua.

    Link Pengumuman PPDB SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro 2025:

    https://bit.ly/ppdbspara2025

  • Kunjungan Kabid PPSMA Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Ibu Suhartatik, di SMA Plus Ar Rahmat Bojonegoro

    Kunjungan Kabid PPSMA Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Ibu Suhartatik, di SMA Plus Ar Rahmat Bojonegoro

    Bojonegoro, 9 Oktober 2024 – SMA Plus Ar Rahmat Bojonegoro mendapat kehormatan dengan kunjungan dari Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Menengah Atas (PPSMA) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Ibu Suhartatik. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda pembinaan dan penguatan program pendidikan yang diusung oleh Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah unggulan di Jawa Timur.

    Dalam kunjungannya, Ibu Suhartatik disambut hangat oleh para pengurus Yayasan Pondok Pesantren Modern Ar Rahmat dan jajaran guru serta staf SMA Plus Ar Rahmat. Hadir pula dalam kesempatan ini Ketua Yayasan, H. Jamaludin Suwoto, Pengasuh Pondok KH. Alamul Huda, serta Kepala Sekolah SMA Plus Ar Rahmat, yang turut memberikan paparan mengenai perkembangan program pendidikan di sekolah tersebut.

    Penguatan Program Pendidikan dan Prestasi SMA Plus Ar Rahmat

    SMA Plus Ar Rahmat, sebagai bagian dari Pondok Pesantren Modern Ar Rahmat, memiliki ciri khas dalam penggabungan antara pendidikan formal dengan pendidikan berbasis pesantren. Ibu Suhartatik dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Pendidikan dan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di bidang pengembangan karakter dan keunggulan akademik.

    “Saya sangat mengapresiasi SMA Plus Ar Rahmat yang terus berinovasi dalam mendidik siswa-siswinya. Penggabungan pendidikan berbasis agama dengan kurikulum nasional mampu mencetak lulusan yang berakhlak mulia serta berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik,” ungkap Ibu Suhartatik.

    Selain itu, beliau juga memotivasi para guru dan staf pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajaran, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.

    Pembinaan dan Harapan Masa Depan

    Dalam kesempatan ini, dilakukan pula dialog interaktif antara Ibu Suhartatik dengan para guru dan pengelola SMA Plus Ar Rahmat. Banyak topik strategis yang dibahas, mulai dari kurikulum hingga fasilitas penunjang pendidikan. Ibu Suhartatik memberikan sejumlah masukan terkait perbaikan fasilitas pendidikan dan penguatan program ekstrakurikuler, yang diharapkan dapat lebih memberdayakan potensi siswa.

    Di akhir kunjungan, Ibu Suhartatik mengungkapkan harapannya agar SMA Plus Ar Rahmat Bojonegoro terus menjadi sekolah yang unggul, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga di tingkat provinsi dan nasional. Beliau menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur siap mendukung penuh program-program yang inovatif dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

    Kunjungan ini memberikan semangat baru bagi SMA Plus Ar Rahmat Bojonegoro untuk terus berinovasi dan menjadi lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, baik dalam segi akademik maupun karakter.

PPDB TELAH DI BUKA