Bumi Ar Rahmat (30/11/23), alhamdulillah dapat kabar menggembirakan dari Surabaya bahwa SMA Plus Ar Rahmat memperoleh juara 2 dalam ajang Kompetisi Sains SMA Awards yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidika Jawa Timur bekerjasama dengan Jawa Pos. Ini ke tiga tahunnya SMA Plus Ar Rahmat Bojonegoro memperoleh juara dalam ajang ini. Pada tahun 2021 memperoleh juara 1, 2022 memperoleh juara 3, tahun ini juara 2. Lengkap sekali jika diurutkan tiga tahun ini. Sebenarnya banyak bidang lomba yang diikuti pada SMA AWARDS tahun ini, memang bidang yang dikuasai adalah lomba kompetisi sains jadi kita maksimalkan di ajang lomba tersebut.
Awarding SMA Awards tahun ini diadakan di Dyandra Convention Center Surabaya, seperti biasa penyerahan piala diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur Bapak Aries Agung Paewai. Selamat kepada kepala SMA Plus Ar Rahmat Ust. Zain Nizar Amry, S.Pd., M.Pd. yang telah memimpin dan membawa SMA Plus Ar Rahmat menjadi juara SMA Awards. Tidak lupa ucapan terima kasih kami sampaikan kepada anak-anak yang mewakili Sembilan maple dalam ajang kompetisi sains dan bidang lainnya. Semoga tahun berikutnya kita lebih baik lagi, dan terus ada semangat untuk mengikuti ajang lomba-lomba lainnya.
Category: Artikel
-

Tim Kompetisi Sains SMA AWARDS
-

DISMENASI PENINGKATAN MUTU KUALITAS PENDIDIKAN
Perkembangan Dinamika dunia Pendidikan saat ini berjalan begitu cepat, apalagi di Era Pandemi Covid 19 yang tak kunjungi usai melanda di negara ini. Tentunya hal ini menjadi sebuah tuntutan bagi lembaga pendidikan khususnya sekolah untuk selalu mengupdate informasi dan pengetahuan terkait dengan perkembangan perkembangan yang terjadi didalam dunia pendidikan hal ini wajib dilakukan oleh lembaga sekolah sebagai penyelenggara pendidikan di tingkat dasar sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sistem pendidikannya.
Kebijakan Pemerintah melalui UU no 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP no 57 tahun 2021 Tentang Standar Nasional Penyelengaraan Pendidikan, Permendikbud nomer 17 tahun 2021 Tentang Assesmen Nasional, serta yang terbaru ini adalah Permendikbud No 4 Tahun 2022 Tentang Perubahan Peraturan Pemerintah ata PP No 57 tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan, semua regulasi tersebut merupakan pijakan dasar hukum dalam pelaksanaan Peningkatan mutu kualitas pendidikan tersebut. Artinya apa bahwa peningkatan kualitas Pendidikan wajib hukumnya bagi setiap lembaga sekolah bertanggung jawab untuk melaksanakannya.
Mengacu pada landasan hukum tersebut diatas yang dimaksud dengan Sekolah bermutu adalah apabila memenuhi 8 standar mutu pendidikan yakni Standar Komptensi Lulusan (SKL), Standar Proses, Standar Isi, Standar Penilaian, Standar sarana dan Prasarana, Standar Pembiayaan, Standar Pengelolaan dan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, kedelapan standar tersebut kemudian harus dituangkan kedalam Rencana Kerja Jangka Pendek dan Menengah agar capaian capain suatu sekolah dapat terukur dan sistematis dalam penyelengaraan dan Peningkatan Mutu Kualitas Pendidikan pada Lembaganya.
Selain itu yang menjadi Fokus dalam capaian dalam Delapan Standar Pendidikan sesuai yang tersebut didalam Permendikbud No 4 Tahun 2022 khususnya pada Standar Kompetensi Lulusan adalah bagaimana penanaman karakter nilai nilai Pancasila, dan penumbuhan kompetensi Literas dan Numerasi Peserta Didik untuk mengikuti Pendidikan lebih lanjut. Hal ini kemudian seperti yang sudah dilakukan oleh pemerintah mulai tahun 2021 yang lalu yaitu dengan Menghapus Ujian Nasional (UN) kemudian menganti dengan Pelaksanaan Asesement Nasional (AN). Asesement Nasional (AN) bertujuan untuk mengukur kompetensi peserta didik kualitas pembelajaran dan kualitas pengelolaan sekolah dan hasil dari Evaluasi melalui Asesement Nasional (AN) lembaga sekolah nantinya akan mendapatkan dan mengetahui Profil Pendidikan sebagai laporan untuk peningkatan mutu dan raport terhadap pelayanan pendidikan. Selain itu hasil Asesement Nasional AN juga akan menjadi Data Base bagi daerah untuk menilai sejauh mana keseriusan sekolah didalam penyelengarakan system Pendidikan. Secara ringkat Berikut gambaran hasil Asesement Nasional (AN):
Profil sekolah
Berisi 8 standar yg diwujudkan dalam 5 dimensi yaitu
Mutu dan relevansi hasil belajar murid
Pemerataan pendidikan bermutu
Kompetensi dan kinerja GTK
Mutu dan relevansi pembelajaran
Pengelolaan sekolah yang partisipatif transparan dan akuntabel
Raport
Profil pendidikan daerah
Raport pendidikan daerah
Didalam pelaksanaan Peningkatan Kualitas Mutu Pendidikan hal yang perlu diperhatikan oleh Sekolah adalah bagaimana Mekanisme yang diterapkan setidaknya harus selalu mengacu pada hasil Assesment Nasional (AN) seperti yang tersebut diatas yaitu Profil sekolah dan Raport. Adapun mekanisme yang bisa dilakukan sekolah yaitu : (a) Evaluasi diri (Analisis Profil dan Raport Satuan Pendidikan (b) melakukan perencanaan Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) kemudia (c) Pelaksanaan Mutu Pendidikan dan yang terakhir adalah Monitoring, Evaluasi dan Refleksi Perbaikan Mutu Satuan Pendidikan. Dalam pelaksanaan Peningkatan Mutu Pendidikan Sekolah beberapa factor penting yang perlu diperhatikan adalah Input kualitas SDM dan sekolah, Proses kualitas belajar dan Ouput kualitas lulusan hasil belajar , yang ada pada setiap Lembaga sekolah.
Keberhasilan capaian dalam Peningkatan Kualitas Mutu Pendidikan disekolah diukur berdasarkan 4 hal yaitu, intervensi khusus, dasar, cakap dan mahir dari ketiga hal itu nantinya sekolah akhirnya bisa mengukur selama ini sejauh mana penyelengaraan dan pengelolaan dilembaganya. Maka Agar pelaksanaan peningkatan mutu pendidikan di satuan pendidikan dapat berjalan dengan baik, diperlukan sebuah kolaborasi dan kerja sama yang baik antarelemen yang ada di sekolah seperti Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan, dan juga Komite Sekolah. Selain itu, pembentukan tim peningkatan mutu pendidikan pun harus disiapkan. Karena Sejatinya, semuanya itu perlu dilakukan dengan saling bekerja sama agar hasil yang diharapkan bisa tercapai secara maksimal. Wallahu a’alam bis shawab
Catatan Hasil Pembinaan dismenasi Peningkatan Mutu Kualitas Pendidikan Oleh Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Kab. Bojonegoro Bertempat di SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro Selasa 25/01/2022
Mychowidi2022
-

SMA PLUS AR-RAHMAT BOJONEGORO RAIH JUARA 1 KATEGORI KOMPETISI SAINS DALAM ANUGERAH SMA AWARD JAWA TIMUR
Malam penganugerahan SMA Awards 2021 Tingkat Jatim yang diselengarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bersama Jawa Pos memberikan penghargaan dan apresiasi bagi siswa-siswi SMA se-Jawa yang memiliki talenta-talenta dibidangnya masing-masing. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Shangri-La Hotel Surabaya, Kamis (8/12/2021).
Kegiatan Bidang Pembinaan Pendidikan SMA Tahun Anggaran 2021 Provinsi Jawa Timur ini melombakan 30 kategori dengan beberapa tahapan seleksi yang telah dimulai beberapa bulan lalu hingga pasca terselesaikannya seleksi, diperoleh hasil 3 Besar Nominator Juara dari setiap cabang berdasarkan hasil penilaian Juri, baik yang dilaksanakan daring maupun luring.
Salah satu kategori yang dilombakan adalah Kompetisi Sains. Lomba ini menguji pengetahuan peserta di 9 bidang Sains, yakni Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, Geografi. Setiap sekolah hanya diperbolehkan mengirim satu kelompok yang terdiri dari 9 anak, sehingga masing-masing anak memegang satu bidang Sains yang dikuasainya. Kelompok tersebut kemudian diarahkan untuk mengerjakan soal-soal yang telah disediakan di website SMA Awards secara daring menggunakan Komputer atau Gadget.
SMA Plus Ar-Rahmat menyabet Juara 1 dalam kategori Kompetisi Sains, mengalahkan SMAN 3 Ponorogo di Juara 2 dan SMAN 1 Bangsal Mojokerto di Juara 3. Tentunya pencapaian ini adalah suatu kebanggaan bagi SMA Plus Ar-Rahmat serta sebagai pembuktian daya saing SMA Plus Ar-Rahmat di bidang Kompetisi Sains di tingkat Provinsi Jawa Timur. Dengan hasil tersebut sekaligus membuktikan bahwa keunggulan SMA Ar-Rahmat dibidang Sains yang telah dikenal di kalangan masyarakat luas.
Pada Malam Penganugerahan SMA Awards 2021, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga menerima Piala Juara Umum Kompetisi Sains Nasional atas keberhasilan Provinsi Jawa Timur sebagai Juara Umum Kompetisi Sains tingkat Nasional. Penghargaan tersebut diserahkan langsung dari Direktur Sekolah Menengah Atas, Dr. Suhartono Arham, M.Si. Kemudian dilanjutkan penyerahan Piala Penghargaan untuk Juara 1 kategori Kompetisi Sains kepada SMA Plus Ar-Rahmat, yang dalam hal ini diwakili oleh Fathul Roziqin, siswa kelas 12 yang juga merupakan peserta Kompetisi Sains Nasional bidang Kimia, dan didampingi oleh Kepala Sekolah SMA Plus Ar-Rahmat, Zain Nizar Amry, maju untuk menerima Piala Penghargaan mewakili SMA Plus Ar-Rahmat.
SMA Plus Ar-Rahmat bersyukur atas capaian pada kompetisi SMA Awards kali ini dan tentunya prestasi ini adalah untuk semua publik Ar-Rahmat dan umumnya pada masyarakat luas. “Terima kasih pada seluruh Ustadz pengampu Ar-Rahmat yang telah membimbing dan mendampingi selama ini sehingga kami mampu mendapatkan juara ini,” ungkap Roziqin, “semoga ke depan bisa lebih baik lagi.” (mychotop) -

PERESMIAN PONDOK PESANTREN TANGGUH AR-RAHMAT BOJONEGORO
Bojonegoro – Pondok Pesantren Ar Rahmat diresmikan menjadi salah satu pesantren tangguh di Bojonegoro. Ponpes yang ada di Kelurahan Sumbang, Kecamatan Bojonegoro, ini menjadi pesantren yang menerapkan protokol kesehatan untuk tetap belajar saat new normal. Acara peresmian Pondok Pesantren Ar-Rahmat menjadi Pesantren Tangguh dihadiri oleh beberapa jajaran orang penting di Kabupaten Bojonegoro. Seperti Kapolres, Dandim, Dinas Kesehatan dan Forkopimda, berlangsung pada tanggal 17 September 2020 ini dihadiri juga oleh Ketua Yayasan dan jajaran ustadz dari Pondok Pesantren Ar-Rahmat serta santri.
Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan, menyampaikan dengan adanya Pondok Pesantren Tangguh, bisa meminimalisir persebaran virus dan memutus mata rantai COVID-19 di lingkungan pondok pesantren. Pada prinsipnya dalam proses belajar kembali saat pemberlakuan normal baru di masa pandemi COVID-19 tetap memperhatikan protokol kesehatan bagi semua santri. Kapolres Bojonegoro juga menjelaskan program pencegahan penyebaran COVID-19 ini bagian dari konsep pengembangan Kampung Tangguh Semeru yang sudah digelar di puluhan desa di kecamatan Bojonegoro. Apalagi Bojonegoro untuk saat ini sebagai role model Kampung Tangguh Semeru berbasis aplikasi ‘BoSe’ (Bojonegoro Sehat).
Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf. Bambang Hariyanto, menyampaikan bahwa dengan diberlakukannya new normal maka tidak serta merta kita masih pada kebiasaan yang lama tetapi dengan adanya new normal ini maka pola hidup dan menjaga kesehatan harus ditata dengan baik agar terhindar dari virus COVID-19 terlebih untuk Pondok Pesantren Ar-Rahmat yang akan memulihkan kegiatan belajar mengajar. Pembina Pondok Pesantren Ar-Rahmat KH. Alamul Huda juga memberikan sambutan dan penjelasan mengenai peresmian Pondok Pesantren Tangguh. Beliau menjelaskan bahwa Pondok Pesantren akan menerapkan protokol kesehatan bagi semua santri saat proses belajar berlangsung. Pondok Pesantren juga menyiapkan tempat isolasi, pemeriksaan suhu tubuh dengan thermal gun. Sehingga para santri terpantau suhu badannya, tidak lupa para santri dan ustadz melakukan rapid tes sebagai syarat utama agar mengetahui tidak terpapar virus COVID 19.
Sementara itu Direktur PPM Ar-Rahmat Bapak H. Basuki, M.Pd.,M.Pdi menyampaikan bahwa keluarga besar Ar Rahmat berkomitmen untuk melaksanakan protokol kesehatan yang berlaku karena Ponpes Ar Rahmat adalah bagian dari benteng ketahanan umat.
“Kita harus disiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan agar tetap sehat dan tidak terpapar virus COVID 19”, ucap Ustadz Widiyatmiko selaku Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Virus COVID 19 PonPes Ar-Rahmat. (Kamis,17 September 2020)
Dengan diresmikannya Pondok Pesantren Ar Rahmat menjadi salah satu pesantren tangguh di Bojonegoro maka seluruh jajaran pengurus dan tenaga pendidik serta santri siap mematuhi protokol kesehatan yang diberlakukan oleh Pemerintah supaya tetap terhindar dari bahaya Virus COVID 19.
Author : Fredo Nobunaga
-

BELAJAR BER-IKHLAS DALAM BER-QURBAN (YAYASAN PONDOK PESANTREN MODERN AR RAHMAT BERBAGI DAGING QURBAN)
BOJONEGORO,11 Agustus 2019.
Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah Yayasan Pondok Pesantren Modern Ar Rahmat Bojonegoro mengadakan penyembelihan hewan Qurban yang terdiri atas 1 ekor Sapi dan 5 ekor Kambing. Para santri juga ambil bagian dalam proses penyembelihan hingga pembagian daging qurban.
“Tradisi berqurban dengan melibatkan santri sudah berjalan sejak lama. Kegiatan ini sudah termasuk bagian dari proses pembelajaran para santri untuk belajar keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama” tutur Ustadz Zain selaku Kepala Sekolah Menengah Atas Pondok Pesantren Modern Ar Rahmat Bojonegoro.
Kesempatan Hari Raya Idul Adha tahun ini pembagian daging Qurban dilaksanakan di Dusun Kalitengah Desa Wedoro Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Para warga sangat antusias dengan kegiatan pembagian daging qurban ini, terlebih yang membagikan adalah para santri. Pembagian daging hewan qurban ini melibatkan santri yang dibimbing oleh Koordinator panitia pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Bapak Azmi dan Waka Kesiswaan SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro Bapak Widiatmiko. Serta anggota pelaksana Bapak Wani, Bapak Fredo dan Bapak Zuki.
Kepala Dusun Kali Tengah Desa Wedoro, mewakili Kepala Desa Wedoro Bapak Hendro Basuki menuturkan bahwa, kegiatan bagi-bagi daging Qurban yang dilakukan SMP & SMA Plus Ar Rahmat sangat berguna bagi masyarakat khususnya warga Dusun Kali Tengah Desa Wedoro Kecamatan Sugihwaras, karena dengan membantu warga yang membutuhkan juga dapat meningkatkan jiwa kepedulian kepada sesama. Senada dengan Bapak Kepala Dusun, Ibu Sri Murtini sebagai masyarakat Dusun Kali Tengah menuturkan bahwa kegiatan bagi-bagi daging Qurban ini jarang dilakukan apalagi oleh santri, oleh sebab itu kegiatan seperti ini menjadikan kesan yang tersendiri serta merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan bagi-bagi daging qurban bagi masyarakat dusun Kali Tengah.
Seluruh kegiatan ini bertujuan agar para santri mengenal hakikat dan cara berqurban mulai dari penyembelihan hewan qurban sampai pembagian daging qurban tersebut. Supaya para santri belajar ikhlas dan meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.Author : Fredo & Na’im
-

Latihan Dasar Kepemimpinan dan Organisasi
Bertempat di kecamatan Dander lebih utamanya di masjid Al Birru, SMA Plus Arrahmat mengajak para santrinya untuk mengikuti pelatihan organisasi dan training Leadership atau Latihan Dasar Kepemimpinan. acara tersebut diikuti 44 peserta. kegiatan tersebut adalah agenda tahunan yang dilaksanakan oleh kaur kesiswaan guna memberi pengetahuan dasar dalam berorganisasi.
Traning tersebut di isi oleh Bapak Shabirin, M.Pd, beliau adalah Aktivis Penggerak pemuda berkemajuan. beliau menjelaskan bahwa dalam organisasi adalah sistem slow dan strong (read. pelan dan kuat). Maksud dari isinya yaitu: ada kalanya sebuah organisasi membutuhkan sikap slow dan juga ada kalanya berorganisasi membutuhkan sikap strong. situasi yang akan mengatur semua itu, jika sudah mencapai puncak atau titik kejenuhan dibutuhkan penyegaran gunanya untuk melenturkan otot-otot supaya bisa bekerja maksimum kembali dan memperoleh kekuatan baru.
Latihan dasar kepemimpinan ini sangatlah bermanfaat untuk pemuda yang haus akan organisasi, SMA Plus Ar rahmat selelu memberikan kegiatan yang positif untuk santrinya. tujuannya yaitu supaya santri-santrinya siap untuk bermasyarakat. tidak hanya menonjol dalam bidang akademik tapi dalam berorganisasi juga menjadi jempolan.